Judul Buku : Pengembangan Profesi Guru
Penulis : Mujtahid, M.Ag.
Penerbit : UIN-MALANG PRESS
Cetakan : I, Desember 2009
Tebal Halaman: xi + 134
Bicara tentang pendidikan kita tak bisa lepas dari peran seorang guru. Karena guru merupakan elemen terpenting dalam pendidikan. Sukses tidaknya proses pendidikan tergantung pada peran sang pendidik (guru). Sebagaimana telah kita ketahui bersama bahwa, kualitas pendidikan sangat ditentukan oleh kualitas tenaga pendidik.
Maju tidaknya sebuah peradaban tidak terlepas dari peran seorang guru. Karena semakin maju pendidikan di suatu daerah, maka semakin maju pulalah peradaban di daerah tersebut. Di tangan gurulah peradaban ilmu pengetahuan dapat terbangun. Begitupun sebaliknya, di tangan guru pula peradaban ilmu pengetahuan dapat runtuh dan tenggelam. Hal itu dikarenakan guru merupakan elemen terpenting yang menentukan berhasil-tidaknya proses pembelajaran dalam sebuah lembaga pendidikan. Sebab sosok gurulah yang akan mencektak peserta didik menjadi cerdas, trampil, bermural dan berpengetahuan yang luas. Oleh karena itu seorang guru harus pintar dan trampil dalam menyampaikan materi. Guru yang pintar adalah guru yang bisa membuat peserta didik (siswa) merasa senang belajar di kelas (sekolah). Jadi seorang guru tak cukup hanya pintar (menguasai) materi yang akan disampaikan. Akan tetapi seorang guru juga harus pandai mencari metode yang cocok dalam penyampaian materi, agar peserta didik bisa menangkap (mengerti) terhadap apa yang disampaikan oleh guru. Disinilah keprofesionalan seorang guru sangat diperlukan. Lalu pertanyaannya, dengan apa sih kita bisa menilai kualitas seorang guru (professional atau tidak)? Dan seperti apa guru yang profesional itu?
Untuk menjawab semua pertanyaan di atas, buku Pengembangan Profesi Guru ini sangat cocok untuk dikonsumsi. Buku ini ditulis berawal dari studi penelitian yang dilakukan oleh Mujtahid, M. Ag. pada program Magister yang mengangkat topik tentang “Pengembangan Profesi Guru”. Karena suatu hal, buku ini diformat bukan dalam bentuk laporan penelitian asli, melainkan sengaja di desain seperti buku pemikiran/kajian konseptual, karena pelbagai alasan data yang sudah tidak relevan dengan kondisi saat ini (hal.v).
Dalam buku Pengembangan Profesi Guru ini Mujtahid mengatakan bahwa, kualitas secara formal (S-1, S-2 bahkan S-3) bukanlah satu-satunya jaminan kualitas pendidik, tetapi harus ditopang dengan pembinaan dan pengembangan bobot dan visi keprofesian maupun jiwa dan semangat keguruan yang tinggi. (hal.xi).
Sejatinya seorang guru tidak hanya berperan sebagai pendidik. Tetapi seorang guru juga berperan sebagai pengajar dan pelatih. Dan seorang guru yang baik adalah mereka yang memenuhi persyaratan kemampuan profesional baik sebagai pendidik maupun sebagai pengajar atau pelatih. Disinilah letak pentingnya standar mutu profesional guru untuk menjamin proses belajar mengajar dan hasil yang bermutu. (hal.5).
Guru sebagai penentu berhasil-tidaknya proses pembelajaran di sekolah tidak cukup hanya berbekal menguasai materi saja. Akan tetapi seorang guru juga dituntut untuk memiliki beberapa keterampilan. Dalam buku Pengembangan Profesi Guru ini Mujtahid menyebutkan keterampilan yang harus dimiliki oleh seorang guru diantaranya, seorang guru harus terampil dalam mengolah kelas. Dengan artian seorang guru harus bisa menguasai kelas dan mengkondisikan siswa, kapan siswa siap untuk menerima pelajaran. Agar proses pembelajaran bisa berlangsung secara optimal.
Selain itu, seorang guru juga harus terampil dalam menyampaikan materi dan mengadakan metode yang bervariasi. Agar peserta didik tidak merasa jenuh dan bosan di dalam kelas. Baik itu dengan metode diskusi, permainana, dan lain-lain. Bahkan, sebisa mungkin guru menkondisikan bagaimana suasana pembelajaran bisa berlangsung menyenangkan. Hal tersebut akan berdampak pada hasil yang akan dicapai. Semakin menyenangkan proses yang dijalani oleh peserta didik akan semakin efektif pula hasil yang akan dicapai dalam proses tersebut.
Guru juga harus terampil dalam membuka dan menutup proses pembelajaran. Jadi, sebelum memulai pelajaran guru harus bisa menangkap indikator yang disampaikan siswa dan mengkondisikan siswanya agar siap menerima pelajaran. Serta memberikan intisari atau kesimpulan dari materi yang telah disampaikan sebelum menutup proses pembelajaran. Agar siswa punya gambaran menyeluruh tentang apa yang telah dipelajarinya.
Terkait dengan peran guru dalam proses pembelajaran maka menurut Mujtahid dalam buku Pengembangan Profesi Guru ini, yang harus dipersiapkan oleh seorang guru adalah penguasaan, pemahaman dan pengembangan materi, penggunaan metode yang tepat, efektif dan senantiasa melakukan pengembangannya, serta menumbuhkan kepribadian kepada peserta didik. Ketiga cakupan tersebut terjadi dalam interaksi antara guru dan perserta didik dalam bentuk pembelajaran. (hal. 53).
Selain berperan sebagai pengajar dan pelatih, seorang guru juga berperan sebagai perancang, penggerak, evaluator, dan sebagai motivator di dalam sebuah lembaga pendidikan. Jadi seorang guru bukan hanya menyampaikan materi di depan peserta didik, akan tetapi guru juga menyusun kegiatan akademik, menggerakkan sistem organisasi sekolah, mengevaluasi atau menilai aktivitas yang telah dikerjakan dalam sistem sekolah, dan sebagainya.
Dalam buku Pengembangan Profesi Guru ini Mujtahid juga menjelaskan secara detail tentang peran, fungsi, dan tugas seorang guru dalam sebuah lembaga pendidikan. Dalam buku ini juga dijelaskan bagaimana model atau metode yang dapat digunakan dalam mengembangkan profesional guru. Dengan bahasa yang mengalir menjadikan buku ini sangat cocok untuk dikonsumsi oleh para guru atau seseorang yang bercita-cita menjadi seorang guru, sebagai bahan acuan dan pegangan bagaimana menjadi seorang guru yang profesional, agar bisa menjalankan tugasnya sesuai dengan peran dan fungsinya. Wallahua’lam.

0 komentar:
Posting Komentar